17 Pemandu Lagu di Gelandang ke Kantor

  • Bagikan
Petugas Satpol PP Kabupaten Demak melakukan pemeriksaan terhadap pemandu lagu di salah satu karaoke di Kabupaten Demak.(Dok: ist)

Berita.Djonews.com, DEMAK – Untuk memberantas penyakit masyarakat, Satpol PP Kabupaten Demak melakukan upaya dengan merazia beberapa tempat hiburan malam karaoke. Setidaknya ada 1 karaoke yang buka dari 9 karaoke diketahui tutup.

Kabid Penegakan Produk Hukum Satpol PP Kabupaten Demak, Sardi Teong menyebut dalam operasi penyakit masyarakat ini sesuai dengan Perda Nomor 11 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan di Kabupaten Demak.

“Kita lakukan ini sesuai perintah Perda Nomor 2 tahun 2015 tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat di Kabupaten Demak. Lokasi yang disasar adalah wilayah Kecamatan Kebonagung, Dempet dan Kecamatan Wonosalam,” sebutnya.

Dari kesembilan karaoke tersebut ialah karaoke Lanos, terpantau dalam keadaan tutup. TN Cafe, juga tutup. Niki Cafe, terpantau dalam keadaan tutup.

Begitu juga dengan karaoke Sumber Rejeki, terpantau dalam keadaan tutup. Kemudian karaoke Kandang Bebek, terpantau dalam keadaan tutup. Cahaya Musik, terpantau dalam keadaan tutup.

Sementara, Cafe 99 Kebonagung, terpantau dalam keadaan tutup serta Cafe 99 Wonosalam, juga terpantau dalam keadaan tutup.

“Baru ketika kita ke karaoke Glagah Bersuara, terdapat 17 Pemandu Karaoke (PK) yang sedang bekerja memandu karaoke pengunjung, Untuk PK kita lakukan pembinaan ” tutupnya.(Kushermanto)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *