1,7 Ton Sampah dari Pantai Tirang

  • Bagikan
Para relawan membersihkan sampah yang ada di sekitar Pantai Tirang, Kota Semarang.(Dok: Muhammad Aries Nugroho)

Berita.Djonews.com, SEMARANG – Pelindo Group bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang dan masyarakat melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Tirang, Semarang, pada Sabtu (10/6/2023). Dalam kegiatan tersebut menghasilkan 1,7 ton sampah.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan aksi bersih pantai merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar. Apalagi, lingkungan perairan laut lekat dengan perusahaan yang bergerak di bidang kepelabuhan.

“Dari sampah yang berhasil dikumpulkan 75 persennya atau 1.301 kilogram adalah sampah plastik. Dari sini kita tahu bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarang yang mengakibatkan lingkungan menjadi kotor, salah satunya Pantai Tirang ini,” kata Widyaswendra.

Tak hanya bersih-bersih pantai, PT Pelindo Terminal Petikemas telah menanam 55 ribu bibit mangrove di Surabaya. Targetnya yakni menanam 125.000 bibit mangrove di berbagai wilayah di Indonesia pada tahun 2023. Selain itu, perusahaan juga akan melakukan rehabilitasi terumbu karang dan penanaman sejumlah pohon.

“Kami telah memiliki rencana kerja jangka panjang untuk turut menjaga kelestarian lingkungan, jadi tidak hanya selesai pada kegiatan ini saja namun masih ada program-program lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin merespon positif aksi bersih-bersih Pantai Tirang yang dilakukan oleh Pelindo Group.

Menurutnya, dibutuhkan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bahkan Pantai Tirang merupakan salah satu pantai wisata yang masih tersisa di Kota Semarang. Saat ini, Pantai Tirang menjadi tujuan wisata bagi masyarakat lokal. Untuk itu, kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan Pantai Tirang dibutuhkan supaya tetap menjadi lokasi wisata yang nyaman.

Pihaknya selalu terbuka bagi siapa saja yang akan mendukung Pemerintah Kota Semarang dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Pemerintah memfasilitasi dan memberikan dukungan, namun yang lebih penting adalah kesadaran masyarakat itu sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi produksi sampah terutama yang berbahan plastik,” tegas Iswar.(Muhammad Aries Nugroho)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *