95,94 persen Penduduk Kabupaten Demak Terdaftar JKN

  • Bagikan
Acara penganugerahan Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta (JKS) Kabupaten Demak tahun 2023, di Pendopo Satya Bhakti Praja, Senin (22/5/23).(Dok: ist)

Berita.Djonews.com, DEMAK – Pemkab Demak telah menunjukkan hasil pembuktiannya dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi warga demak.

Terhitung mulai 1 Mei 2023, sudah sebanyak 1.169.409 penduduk Kabupaten Demak, yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Angka ini sama dengan 95,94 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Demak, yang mencapai 1.218.890 orang.

Deputi Direksi Wilayah VI BPJS Kesehatan, Dwi Martiningsih mengungkapkan pencapaian UHC ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi yang baik, Pemerintah Kabupaten Demak, BPJS Kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Jajaran pemerintah desa dan fasilitas kesehatan yang cukup, juga memberikan kontribusi positif bagi peningkatan cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Demak,” katanya.

Menurut data, sampai Mei 2023, tercatat ada 124 desa dari 243 desa di Kabupaten Demak yang juga berhasil mencapai UHC, dengan kepesertaan JKN lebih dari 95 persen jumlah penduduk.

“Kami yakin, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Demak ini akan terus meningkat seiring dengan tingginya kesadaran masyarakat akan jaminan kesehatan,” imbuhnya.

Dia memberi contoh, untuk Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (Pandawa), Care Center 165, ChatAssistant JKN (Chika), termasuk Aplikasi Mobile JKN yang menjadi solusi paripurna bagi peserta.

Sementara itu, Bupati Demak, Eisti’anah turut menyampaikan jika Pemkab Demak berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan jaminan kesehatan bagi masyarakat yang diwujudkan dalam Program Jaminan Kesehatan (JKN) melalui BPJS Kesehatan.

“Targetnya, di tahun 2024 mendatang minimal 98% warga Demak terdaftar JKN. Saya berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya pemerintah desa dan tenaga kesehatan, untuk bersinergi, berkolaborasi, dan bergerak bersama mewujudkan hal tersebut,” pungkasnya.

Bupati juga mengungkapkan harapan, agar fasilitas kesehatan memberikan pelayanan yang ramah, berkualitas, dan tanpa diskriminasi.

“Masyarakat Demak harus mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara dengan mengedepankan mutu serta pemanfaatan digitalisasi pelayanan kesehatan,” kata dia.(Kushermanto)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *