ASN Di Minta Netral Dalam Pemilu 2024

  • Bagikan
Bawaslu Kabupaten Kendal melakukan rapat koordinasi untuk menjaga netralitas ASN dalam Pemilu 2024, Kamis (25/5/2023).(Dok: ist)

Berita.Djonews.com, KENDAL – Menghadapi Pemilu 2024, seluruh ASN diharapkan tetap menjaga netralitas dan tidak terpengaruh oleh segala pergerakan dari mana pun. Hal tersebut disampaikan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kendal Odilia Amy Wardayani terus berkomitmen akan melakukan koordinasi dan sosialisasi terkait netralitas ASN pada Pemilu 2024.

 “Hal ini sudah tertuang di Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur sipil Negara atau ASN dan Keputusan Bersama Menpan RB dengan Mendagri Tahun 2022 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” terang Ketua Bawaslu.

Odilia, sapaan akrabnya melihat dasar hukum tersebut, maka Bawaslu memandang penting untuk bisa menyampaikan sampai ke tingkat bawah, hingga nanti dalam pelaksanaan Pemilu 2024 bisa berjalan sesuai dengan aturan.

 “Harapan kami tidak ada pelanggaran di lingkungan ASN karena memang tugas dan wewenang Bawaslu adalah yang pertama memberikan himbauan ataupun pencegahan kepada ASN karena memang saat ini khusus kami untuk netralitas ASN,” ungkap Odilia.

Dirinya berharap, pada pelaksanaannya tidak ditemukan dan tidak terjadi potensi dugaan pelanggaran. Namun apabila ada laporan dari masyarakat, maka Bawaslu akan segera menindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Senada dengan Ketua Bawaslu, kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kendal, Wahyu Hidayat menyatakan, netralitas wajib dimiliki oleh ASN yang merupakan pelayan masyarakat.

“Istilah netralitas perlu dipahami secara benar. Karena ASN dituntut untuk menjalankan amanahnya sebagai abdi negara yang bekerja semata-mata demi kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan suatu golongan atau partai politik tertentu,” tandasnya.(Eko Sujatno)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *