Bangun Flyover Madukoro Anggarkan Rp 180 Miliar

  • Bagikan
Begini kondisi Flyover Madukoro mulai proses pembangunan, Selasa (16/5/2023)..(Dok: Putra Janoko)

Berita.Djonews.com, SEMARANG  – Pembangunan Flyover Madukoro yang berada di Jalan Arteri Yos Sudarso Kota Semarang segara dilaksanakan. Nantinya, Flyover tersebut akan memperlancar akses dari atau ke bandara dan juga ke Pelabuhan Semarang di sekitar perempatan Madukoro.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.6 Provinsi Jawa Tengah, Tisara Sita menyebutkan proses pembangunan membutuhkan wakti 12 bulan dan sudah dimulai sejak 2 Mei 2023 lalu untuk tahap awal pembuatan frontage atau pelebaran jalan di sisi kanan dan kiri.

“Pelaksanaan 12 bulan sampai April 2024. Tahapan pelaksanaan mulai dari frontage. Jadi bahu jalan diperkeras. Selama dua bulan,” katanya Selasa (16/5/2023).

Ia menambahkan, jika pembuatan frontage rampung akan dilanjutkan pembangunan di bagian tengah jalan yang menuju jembatan dan juga jembatan flyover akan dibangun.

“Lalu lintas kendaraan akan melewati frontage yang sudah dibangun. Tadinya main road,” TAMBAHNYA.

Panjang total Flyover Madukoro mencapai 1.594 meter yang diawali di titik nol yakni arah jakarta hingga titik 380 meter tidak ada pelebaran jalan. Kemudian di titik 380 meter hingga 612 meter mulai pelebaran jalan.

“Baru dari 612 meter sampai 833 meter jembatannya. Untuk panjang jembatannya 221,4 meter,” katanya.

Dalam pembangunan proyek Flyover tersebut membutuhkan anggaran Rp 180.905.992.000 menggunakan anggaran 2023-2024 dengan sumber dana Loan ITDP (Indonesia Tourism Development Project).

Tisara menjelaskan pembangunan fly over tersebut berhubungan dengan Proyek Strategis Nasional Borobudur-Yogyakarta-Prambanan (PSN BYP).

“Ini juga untuk mendukung ke arah Borobudur. Dari pelabuhan kan turis-turis lewat sini. Juga dari Bandara Ahmad Yani. Tujuannya memang mendukung pariwisata,” jelas Tisara.

Sementara itu untuk sosialisasi terus dilakukan dengan bertemu sejumlah pihak yang akan terdampak pembangunan flyover seperti pihak Bandara Ahmad Yani, penghuni ruko, PRPP, Lanal Semarang, dan termasuk warga.(Putra Janoko)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *