Fokuskan Pengerjaan Tanggul yang Jebol

  • Bagikan

Djonews.com, SEMARANG  – Untuk menutup tanggul yang jebol Pelindo menghabiskan setidaknya 3.600 karung pasir supaya tanggul tersebut tertutup. Bahkan, sebelumnya untuk menutup tanggul yang jebol itu membutuhkan sebanyak 3.000 karung pasir. Namun ternyata bertambah menjadi 3.600 karung pasir.

KSPO Kelas 1 Tanjung Mas, M. Tohir menyebut jika saat ini tanggul yang jebol masih dilakukan proses penanganan.

“Ini harapannya bisa mencukupi. Jika memang kurang kami akan berkolaborasi dengan pihak-pihak lain Tapi memang sampai hari ini air masih masuk lantaran tanggul yang jebol masih dalam proses penanganan,” katanya.

Di samping itu, Regional Head 3 Pelindo Ardhy Wahyu Basuki menambahkan, untuk penanggulangan banjir rob yang berada di Tanjung Emas, Pelindo telah menyiapkan 56 pompa dengan debit 800 liter per debit.

“Sekarang fokusnya adalah menutup tanggul yang jebol, pihak Lamicitra akan menyediakan 1000 karung pasir, Kita gotong royong bareng-bareng agar banjir ini cepat surut. Tanggul yang jebol juga diharapkan segera tertutup sehingga air yang di dalam bisa di manage,” imbuhnya.

Ardhy mengaku sudah bekerja sama dengan BBWS, BPBD, Kepolisian, dan semua instansi terkait lainnya. Ia berharap ada perusahaan-perusahaan lainnya yang siap untuk membantu menanggulangi banjir rob tersebut.

Ketika disinggung mengenai pembangunan tanggul secara permanen, pihaknya masih menunggu proses penutupan lubang tanggul yang jebol.

“Karena asetnya di Lamicitra, untuk itu nanti akan dibicarakan bersama. Sementara ini, fokus kita nutup di lubangnya dulu,” tutupnya. (Haris Akbar Tanjung)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *