Guna Pengawasan Makanan di Sekolah, Siswa di Minta Jadi Detektif

  • Bagikan
Kepala Dishanpan Kota Semarang Bambang Pramusinto

Berita.Djonews.com, SEMARANG  –  Perwakilan siswa dari sekolah negeri ataupun swasta di Kecamatan Semarang Utara dilatih untuk turut mengawasi makanan dan jajanan siswa di sekolah. Mereka diajari untuk menjadi detektif pangan oleh Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan).

Kepala Dishanpan Kota Semarang Bambang Pramusinto, menjelaskan jika langkah tersebut dilakukan untuk pengawasan peredaran makanan dan jajanan di lingkungan sekolah. Terutama jajanan yang beredar di kantin maupun lingkungan sekolah.

“Beberapa siswa SD yang direkrut dari kelas IV, V, dan VI. Mereka dibekali teori-teori, seperti pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) dan bertugas mengedukasi kawan-kawannya,” ujarnya.

Menurut dia, kesehatan akan terganggu jika banyak mengonsumsi jajanan yang mengandung zat seperti formalin, rhodamin b maka akan gampang sakit-sakitan.

“Harapannya tidak ada lagi yang membawa bekal hanya nasi lauk atau mie instan tanpa sayur dan buah,” tandasnya.

Anggota detektif pangan adalah mereka yang memiliki prestasi atau rangking di kelasnya. Supaya lebih cakap dan jelas dalam memberikan informasi kepada rekannya. Mereka juga dibekali pengetahuan mengenai makanan yang mencurigakan. Seperti warna yang mencolok dan memeriksa tanggal kadaluarsa.( Putra Janoko)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *