Kehadiran Supporter Sleman Tunai Polemik, Tidak Mendapat Izin

  • Bagikan
Kerusahan antar supporter PSIS Semarang dan PSS Sleman di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Minggu (03/11/2023).(Dok: IST)

Berita.Djonews.com, SEMARANG – Kehadiran supporter PSS Sleman ke Stadion Jatidiri Kota Semarang pada Minggu (3/12/2023). Ternyata tidak mendapatkan rekomendasi kehadiran oleh pihak kepolisian Polrestabes Semarang. Hal itu merupakan sebuah pelanggaran terhadap aturan baru PSSI dimana setiap pertandingan tidak diijinkan adanya penonton dari suporter tim lawan

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menerangkan jika pihaknya mempertanyakan kehadiran suporter PSS dengan jumlah ribuan orang.

 “Ini yang lagi kita dalami, kehadiran suporter lawan ini siapa yang memfasilitasi, dapat tiketnya dari mana kok yang datang sampai ribuan orang”,terang  Irwan di Mapolrestabes Semarang, Senin (4/12/2023).

Irwan menjelaskan bila saat ini pihaknya akan memanggil beberapa pihak dari Panitia Pelaksana (Panpel), Koordinator Suporter dari Semarang dan Sleman serta CEO PSIS Yoyok Sukawi yang ikut terluka terkena lemparan batu.

“Saya sudah minta Kasat Reskrim untuk memanggil beberapa pihak dari Panpel, koordinator suporter Semarang dan Sleman, termasuk CEO mas Yoyok nantinya karena jadi korban mesti tidak melapor,” terangnya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap belasan orang. Terkait adanya tersangka, kepolisian sedang melakukan penyelidikan.

“Langkah-langkah yang diambil oleh Polretabes Semarang telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kurang lebih 13 saksi dan untuk para pelaku masih dilakukan upaya penyelidikan,” tutupnya.(HAT)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *