Muncul Suara Gemuruh di Rumah Warga Tempuran, Demak

  • Bagikan
Babinsa Koramil 01/Demak Kodim 0716/Demak Serma Rumiyanto menunjukkan semburan tersebut, Kamis (30/11/2023).(Dok: IST)

Berita.Djonews.com, DEMAK –  Warga yang berada di Kelurahan Tempuran, Demak dibuat gempar. Lantaran muncul sebuah semburan lumpur yang dibarengi dengan bau gas yang menyengat di rumah Mohamad Suali (59), pada Kamis (30/11/23).

Semburan itu pertama kali diketahui oleh Fatkhurrohman (30) sekitar pukul 17.00 WIB, saudara dari Nur Iqbal Khotib (28), putra dari Mohamad Suali (59). Dirinya mendengar suara gemuruh air dari dalam kamar adiknya Nur Iqbal Khotib, yang merupakan penghuni kamar tersebut sekitar pukul 17.00 WIB.

 “Saya mendengar suara seperti gemuruh air, seperti suara ombak yang berasal dari dalam kamar Iqbal. Saya cek, di lantai keramik terdapat rembesan air campur lumpur dari nat keramik,  dan keramik bergerak-gerak seperti ada dorongan dari dalam tanah. Tak hanya itu pak, bau gas juga sangat menyengat keluar bersamaan dengan lumpur,” ungkap Fatkhurohman.

Melihat kejadian itu, dirinya memberitahu Nur Iqbal Khotib dan Mohamad Suali. Dirinya bersama-sama mencoba membersihkan lumpur tersebut, akan tetapi sudah lebih dari 10 ember dibersihkan, semburan lumpur tetap keluar terus menerus disertai bau gas yang menyengat.

Pemilik rumah,  Suali (59), sebelum menjadi kamar tidur anaknya, sekitar tahun 1989 di lokasi semburan lumpur tersebut dulunya merupakan sumur bor dengan kedalaman sekitar 108 meter. Karena tidak lagi digunakan dan air tidak mengalir lancar, sumur bor tersebut ditutup dan dijadikan kamar tidur.

“Ya tidak menyangka pak, kalau akan muncul semburan lumpur seperti di Lapindo Sidoarjo disini. Selain berbau menyengat, semburan lumpur terus muncul hingga menggenangi kamar anak saya,” tuturnya.

Sementara itu, Babinsa Koramil 01/Demak Kodim 0716/Demak Serma Rumiyanto bersama anggota Polsek Demak Kota, Damkar, dan BPBD Demak bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk mengecek secara langsung kabar tersebut.

“Kita langsung cek kesini, untuk dipasang garis polisi agar warga tidak mendekati titik lokasi kejadian. Kita juga sudah berkoordinasi dengan stake holder terkait untuk menyelidiki semburan lumpur tersebut, untuk mengambil tindakan dan langkah selanjutnya,” tandasnya.(KUS)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *