Polres Semarang Tangkap Pelaku Pengeroyokan Siswa SMK Negeri

  • Bagikan

Berita.Djonews.com, KABUPATEN SEMARANG –  Seorang remaja yang masih berusia 16 tahun diamankan Polres Semarang karena melakukan penganiayaan yang mengakibatkan satu remaja lainnya meninggal. Pelaku berinisial DW tersebut ternyata diawali saling tantang di media sosial pada akhir Agustus 2023 lalu.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra mengungkapkan kejadian peristiwa tersebut terjadi pada 31 Agustus 2023 di Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang sekitar pukul 19.30.

“Penyebab terjadinya perkelahian ini karena saling tantang di media sosial dan para siswa SMK itu datang ke lokasi menggunakan motor,” katanya di Mapolres Semarang, Rabu (13/9/2023).

Pihaknya menambahkan jika korban ketika itu berboncengan tiga menggunakan motor begitu pula pihak pelaku. Nahas, saat berpapasan pelaku DW menyabetkan senjata tajam ke korban AK (17) yang membonceng di tengah.

“Setelah saling berpapasan pelaku mengayunkan benda tajam berjenis celurit ke lawannya dan mengenai korban yang berada di posisi tengah,” tambahnya.

Akibatnya korban terkena bacokan di bagian dada. Beruntung anggota polsek Kaliwungu yang sedang patroli dan mengetahui kejadian itu langsung membawa korban ke Puskesmas Kaliwungu kemudian dirujuk ke RS PKU Aisyiyah Boyolali. Nahas, nyawa korban tidak selamat dan meninggal di rumah sakit.

“Dalam kejadian tersebut satu remaja berinisial AK yang merupakan dari pihak SMK Negeri di Kaliwungu. Korban merupakan warga Desa Jetis Kecamatan Kaliwungu,” ujarnya.

Namun, karena pelaku masih dibawah umur, pelaku dijerat  dengan Undang-Undang anak yakni Pasal 80 Ayat 3 Junto Pasal 76C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak juncto UU RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang peradilan anak pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 15 tahun atau denda Rp 3 miliar.(Haris Akbar Tanjung)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *