Sego Padetan Siap Pecahkan Rekor Muri Dalam Grebeg Besar 2023

  • Bagikan
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Demak, Nanang Tasunar

Berita.Djonews.com, DEMAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak akan berencana memecahkan Rekor Muri Jamu Coro dan Nasi Padetan atau populer Sego Padetan dalam rangkaian Grebeg Besar 2023. Rencananya akan disajikan sebanyak 1444 sesuai angka tahun Hijriah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Demak, Nanang Tasunar menjelaskan jika pemecahan rekor tersebut belum pernah dilakukan.

 “Belum pernah ada, dan Nasi Padetan mungkin sudah tidak banyak yang tahu. Sebagai catatan Rekor Muri,” jelasnya.

Nanang menjelaskan, Sego Padetan berupa ikan bandeng yang dibumbui santan dan merupakan kuliner khas pesisir Demak yang bisa ditemukan di daerah Tambakbulusan dan Wedung.

“Bandeng ini bisa kita temukan di daerah Wedung, sego padetan itu juga di daerah Tambakbulusan, jadi namanya sama padetan ini setengahnya mirip tuna bumbu santen, tapi bukan dalam keadaan basah seperti opor itu tidak, dia nanti kering,” ungkapnya.

Sajian Nasi Padetan sendiri berupa nasi, ikan bandeng, lengkap dengan sambal dan lalapan. Namun untuk ikan bandeng yang akan digunakan nanti adalah bandeng cabut duri.

“Satu porsi nasi padetan terdiri dari nasi terus kemudian bandeng, dan ada lalapan dan sambel, nah khusus bandengnya memang ini agak kita modifikasi,” ungkapnya.

Menurutnya, penggunaan bandeng cabut duri sendiri dipilih setelah melalui diskusi karena dianggap paling cocok, sisi lain bandeng merupakan jenis ikan yang memiliki banyak duri.

“Tentu jaman dulu yang namanya bandeng presto atau cabut duri itu belum ada, kalau kita menggunakan bandeng presto itu kesannya masakan presto, tapi kalau kita menggunakan cabut duri, ini memang tetap bandeng tapi sudah tidak ada durinya, memang harganya agak lebih mahal, tapi lebih nyaman lebih enak dinikmati,” ungkapnya.

Kendati sudah memiliki persiapan yang matang untuk penyajian Sego Padetan, Nanang tak menampik bahwa untuk konsep di lapangan secara teknis belum ada titik terang.

“Konsepnya karena kita rencana, terus terang nanti  siang baru dirapatkan, tapi sementara konsepnya sebagian itu ditata di pendopo dulu, otomatis ketika dalam iring-iringan itu udah persiapan iring-iringan prajurit patangpuluhan, secara resmi Rekor Muri akan dicatatkan di Kadilangu,” tukas Nanang.(Kushermanto)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *