Temukan Satu Hewan Mengidap LSD

  • Bagikan
Sekretaris Satpol PP Kota Semarang, Marthen Da Costa memberikan himbauan terhadap penjual hewan kurban di sepanjang jalan Jolotundo Semarang, Senin (26/6/2023).(Dok: ist)

Berita.Djonews.com, SEMARANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang telah menemukan satu hewan terkena  penyakit mulut dan kuku (PMK) yang dijual ke masyarakat untuk perayaan Idul Adha.

Pemantuan ke sejumlah lapak penjualan hewan kurban dilakukan secara intensif, dikarenakan tinggal beberapa hari perayaan Idul Adha akan di adakan. Satpol PP juga turut berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Sekretaris Satpol PP Kota Semarang, Marthen Da Costa menyebut  akan memastikan jika pedagang wajib membawa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari Dispertan.

“sesuai dengan surat edaran Wali Kota Semarang, pedagang wajib menyertakan SKKH. SKKH ini didapat dari Dispertan. Jika hewan dari luar kota, pedagang harus menyertakan SKKH dari Dispertan setempat,” jelasnya, Senin (26/6/2023).

Menurutnya, vaksinasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang berjalan efektif.  Ini bagian dari antisipasi adanya penyakit mulut dan kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD) atau yang dikenal dengan penyakit lato-lato.

“Untuk hewan ternak di Kota Semarang, sudah dilakukan vaksinasi sebanyak dua kali. Namun, tetap kita lakukan pengawasan terhadap peredaran hewan,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Marthen, pedagang juga harus mengajukan perizinan pendirian lapak penjualan hewna kurban ke kelurahan setempat. Hal ini agar pemangku wilayah bisa melakukan pengawasan dengan mudah.(Haris Akbar Tanjung)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *