Tunawisma di Shalatkan di Jalan Raya

  • Bagikan
Petugas dari Dinas Sosial menshalatkan tunawisma Sumarko (40) warga Kelurahan Krobokan.(Dok: ist)

Berita.Djonews.com, SEMARANG – Karena tak memiliki keluarga dan tidak mempunyai rumah seorang tunawisma Sumarko (40) warga Kelurahan Krobokan, Semarang Barat, Kota Semarang terpaksa dishalatkan di jalan raya.

Kasi Tuna Sosial dan Perdagangan Orang (TSPO) Dinas Sosial Semarang, Bambang Sumedi mengatakan, kondisi keluarga korban menengah ke bawah. Orangtua dan kakaknya juga sudah meninggal dunia.

“Semenjak tidak punya keluarga hidupnya di taman dan tidurnya di teras warga. Untuk makan juga dikasih orang sekitar,” katanya.

Pihaknya menambahkan, Dinas Sosial Semarang sudah berusaha melakukan pembuatan KTP agar bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. Namun, setelah diperiksa korban mengalami gangguan jiwa.

“Di rumah sakit jiwa kondisinya semakin memburuk akhirnya dilakukan rawat inap. Setelah dibawa pulang ke rumah sakit jiwa meninggal,” kata dia.

Karena tidak mempunyai rumah, warga setempat iuran untuk menanggung biaya pemakaman Sumarko. Menurutnya, pihak rumah sakit jiwa telah melakukan perawatan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Yang bersangkutan sudah dirawat hingga dibalut kain kafan,” imbuhnya.

 Tim dari Dinas Sosial Kota Semarang juga telah memfasilitasi kepulangan jenazah korban hingga mengantarkan ke pemakaman di Pringgondani Dalam I RT 3 RW 11 Kelurahan Krobokan Semarang.

“Yang bersangkutan sudah dibantu cek pihak keluarganya namun tidak ada, maka yang bersangkutan dimakamkan oleh pihak warga setempat,” pungkasnya.(Putra Janoko)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *