Warga Dilarang Ambil Air dari Sungai Jajar Demak

  • Bagikan
Warga membendung aliran Sungai Jajar untuk mengantisipasi aliran sungai menjadi asin, Jumat (8/9/2023).(Dok: ist)

Berita.Djonews.com, DEMAK – Warga yang berada di dekat Sungai Jajar di minta untuk tidak mengambil air dari aliran sungai tersebut. Sebab, banyak warga di wilayah Kabupaten Demak mengalami kekurangan air bersih.

Sekda Demak, Akhmad Sugiharto menuturkan aliran Sungai Jajar saat ini masih dimaksimalkan pihak Pemkab Demak bersama PDAM untuk bisa dibagi untuk mencukupi kebutuhan masyarakat terlebih dahulu.

“Salah satu tantangan di kami, tiap tahun terjadi bahwa marilah kita tertib bareng antara kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan pertananian,” kata Sekda Demak.

Menurutnya, jika masyarakat yang mengambil air dari aliran Sungai Jajar untuk pertanian seharusnya bersabar menunggu Masa Tanam (MT) terlebih dahulu.

“Kalau pertanian MT 1 nya sudah di tetapkan 15 september ayo mari kita patuhi, di tanggal itu baru kami lakukan pemasokan ke pertanian,” ucapnya.

Ditambahkannya, jika saat ini masih banyak warga yang nekat mengambil air dari aliran Sungai Jajar. Bahkan, pihaknya sudah mengamankan beberapa pipa air dari masyarakat yang nekat mengambil air dari aliran Sungai Jajar.

“Kami baru mengamankan beberapa pipa saja yang diamankan di area sepanjang Dempet, Wonosalam, sepanjang jajar sampai kebonagung,” tambahnya.

Padahal lanjut kata Sekda Demak, sudah melakukan sosialisasi terkait pengambilan aliran sungai namun masyarakat tetap nekat mengambil air.

“Karena kami sudah adakan sosialisasi kepada petani, untuk menunggu sebentar biar air kebutuhan rumah tangga itu biar mengalir jangn disedot dulu. Cuma masih ada yang seperti itu,” tutupnya.(Kushermanto)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *